TUGAS
MAKALAH TENTANG
PENGOBATAN TRADISIONAL ALTERNATIF
MEREDAKAN
SAKIT GIGI MELALUI MANFAAT CENGKEH

DOSEN PENGAMPU
MUH. ARDIANSYAH S, S.Kep., M.MR.
Disusun Oleh
ISMI INDRIYANI
NIM: 712501S19017
AKADEMI
KESEHATAN GIGI
KARYA ADI HUSADA MATARAM
TAHUN 2020
![]()
KATA PENGANTAR
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Dengan menyebut nama
allah yang maha pengasih lagi maha penyayang , Alhamdulillah segala puji syukur
kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan taufiq dan innayahnya sehingga
penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini yang berjudul “Pengobatan
Tradisional Alternatif Meredakan Sakit Gigi Melalui Manfaat Cengkeh”
Dalam makalah ini
membahas tentang Pengobatan Tradisional
Alternatif Meredakan Sakit Gigi Melalui Manfaat Cengkeh, dan makalah ini
ditulis oleh penulis sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas-tugas yang
diberikan oleh dosen yang bersangkutan dengan mata kuliyah agar dapat menambah
nilai dalam perkuliyahan.
Dalam upaya penyelesaian
makalah ini, penulis telah mengerjakannya dengan semaksimal mungkin. Oleh
karena itu penulis sangat bengharap agar tugas pembuatan makalah ini dapat
diterima dengan baik.
Dengan penuh kerendahan
hati, penulis menyadari bahwa isi maupun penulisan makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu penulis tidak menutup kepada pembaca untuk memberikan
segala bentuk kritikan atau saran yang bersifat membangun.
Akhir kata
mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca
pada umumnya.
Wassalamualaikum wr.wb
Mataram, 23 Maret 2020
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL........................................................................................... i
KATA
PENGANTAR......................................................................................... ii
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang............................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah......................................................................... 1
C.
Tujuan........................................................................................... 1
BAB
II PATOFISIOLOGI
A.
Bagaimana Cara Cengkeh Membantu Mengatasi
Sakit Gigi....... 2
B.
Cengkeh Sebagai
Penanganan Sementara.................................... 2
C.
Bagaimana dengan Efek Samping Manfaat
Cengkeh Untuk Gigi? 3
BAB IV PENUTUP
A.
Kesimpulan................................................................................... 4
B.
Saran............................................................................................. 5
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 6
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Sakit gigi adalah rasa nyeri yang
Anda rasakan di dalam atau di sekitar gigi. Intensitas nyeri yang ditimbulkan
dapat berkisar dari ringan hingga parah. Anda bisa merasakan nyeri tajam yang
terjadi secara terus menerus atau hilang timbul tidak menentu. Kondisi ini bisa
disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari tumbuh gigi, gusi bengkak, gigi
berlubang, abses gigi (adanya nanah di dasar gigi), gigi retak/patah, tambalan
gigi lama yang rusak dan lain sebagainya.
Gejala sakit gigi tidak hanya sekedar
nyeri saja. Seringnya, kondisi ini disertai dengan banyak gejala lain yang
tidak kalah menyiksa. Karena daerah rahang dan gusi yang berdekatan dengan gigi
yang terinfeksi mengalami pembengkakan, Anda umumnya akan kesusahan untuk
membuka mulut lebar-lebar. Akibatnya, proses menggigit dan mengunyah makanan
jadi dua hal yang sulit dilakukan.
Sakit gigi juga dapat membuat gigi
Anda sangat sensitif terhadap makanan manis serta suhu panas dan dingin.
Jika tidak cermat dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi, gigi Anda
akan terasa semakin nyut-nyutan. Bahkan gejala sakit gigi juga sering disertai
dengan pusing, demam, sakit telinga, sakit leher, dan bau mulut. Keseluruhan
gejala inilah yang membuat rasa sakit semakin menyiksa hingga menghambat
aktivitas Anda sehari-hari.
B. Rumusan
Masalah
1.
Membahas bagaimana cara
cengkeh mengatasi sakit gigi?
2.
Kenapa cengkeh sebagai
penanganan sementara?
3.
Bagaimana dengan Efek Samping Manfaat Cengkeh
Untuk Gigi?
C. Tujuan
1. Untuk
mengetahui bagaimana cara cengkeh mengatasi sakit gigi
2. Agar
kita tau bahwa sakit gigi bisa di obati dengan cengkeh
3. Membahas
efek samping dari manfaat cengkeh untuk gigi
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Bagaimana Cara
Cengkeh Membantu Mengatasi Sakit Gigi
Pada umumnya, kerusakan gigi dapat disebabkan oleh
adanya sisa-sisa makanan yang menempel di sela gigi. Sisa-sisa makanan yang
menempel di sela gigi tersebut lambat laun akan menumpuk dan menimbulkan plak di gigi.
Akibatnya, kerusakan gigi bisa terjadi. Biasanya, gejala awal kerusakan gigi
ditandai dengan rasa sakit ketika mengonsumsi makanan manis, dan minuman panas
atau dingin.
Beberapa penelitian mengungkapkan, minyak cengkeh
mengandung senyawa eugenol yang dapat meringankan gejala sakit gigi. Selain itu,
senyawa eugenol juga bersifat antiinflamasi, sehingga mampu meredakan
peradangan terjadi di gigi. Cengkeh juga mengandung sifat antibakteri,
antijamur, dan antioksidan.
Karena efek inilah, salah satu manfaat cengkeh dipercaya dapat meringankan
gejala sakit gigi.
Akan tetapi, hingga saat ini belum cukup bukti
medis yang menunjukkan bahwa cengkeh efektif untuk mengatasi sakit gigi,
sehingga masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk memastikan efektivitas
manfaat cengkeh tersebut.
B. Cengkeh Sebagai
Penanganan Sementara
Apabila Anda mengalami sakit gigi, cobalah
menggunakan minyak cengkeh sebagai penanganan sementara. Caranya dengan
menuangkan minyak cengkeh ke kapas kecil atau cotton bud, lalu
oleskan ke gusi dan gigi yang terasa sakit.
Selain menggunakan cengkeh, Anda juga bisa coba
beberapa cara lain sebagai perawatan awal sakit gigi, di antaranya:
1.
Berkumur menggunakan air hangat yang dicampur garam.
2.
Selain sikat gigi secara teratur, Anda juga
dapat membersihkan gigi menggunakan benang gigi (dental floss). Hal
ini dilakukan agar sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi dapat dibersihkan
secara menyeluruh.
3.
Minumlah obat penghilang rasa sakit,
seperti paracetamol.
4.
Kompres dingin pada gusi yang bengkak, suhu
dingin dapat mengurangi nyeri dan pembengkakan.
5.
Obat antiseptik yang mengandung benzocaine dapat
dioleskan langsung ke gusi dan gigi. Tetapi, hindari mengoleskannya secara
berlebihan. Hindari juga memberikan obat antiseptik yang mengandung benzocaine pada
anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun.
Meskipun setelah menggunakan manfaat cengkeh dan
melakukan perawatan di atas, gusi dan gigi tidak lagi terasa sakit, Anda tetap
dianjurkan untuk memeriksakan gigi ke dokter gigi.
C. Bagaimana dengan
Efek Samping Manfaat Cengkeh Untuk Gigi?
Umumnya, penggunaan cengkeh dalam makanan atau
minuman masih dianggap aman. Begitu pun dengan penggunaan minyak cengkeh dalam
mengobati sakit gigi. Namun perlu
diketahui, penggunaan minyak cengkeh yang terlalu sering pada gigi justru berisiko
merusak gigi dan gusi. Tidak hanya itu, bila minyak cengkeh tidak sengaja
tertelan, Anda dapat mengalami efek samping berupa:
1.
Rasa perih di hidung dan tenggorokan karena
iritasi.
2.
Sakit perut.
3.
Diare.
4.
Kesulitan bernapas.
Meskipun manfaat cengkeh sudah digunakan sejak
lama, namun khasiat cengkeh dalam meredakan sakit gigi masih memerlukan
penelitian lebih lanjut. Karena itu, disarankan untuk tetap berkonsultasi
terlebih dahulu ke dokter gigi, jika Anda ingin memakai cengkeh sebagai obat
sakit gigi.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Beberapa penelitian mengungkapkan, minyak cengkeh
mengandung senyawa eugenol yang dapat meringankan gejala sakit gigi. Selain itu,
senyawa eugenol juga bersifat antiinflamasi, sehingga mampu meredakan
peradangan terjadi di gigi. Cengkeh juga mengandung sifat antibakteri, antijamur,
dan antioksidan.
Karena efek inilah, salah satu manfaat cengkeh dipercaya dapat meringankan
gejala sakit gigi.
Selain menggunakan cengkeh, Anda juga bisa coba
beberapa cara lain sebagai perawatan awal sakit gigi, di antaranya:
1.
Berkumur menggunakan air hangat yang dicampur garam.
2.
Selain sikat gigi secara teratur, Anda juga
dapat membersihkan gigi menggunakan benang gigi (dental floss). Hal ini
dilakukan agar sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi dapat dibersihkan secara
menyeluruh.
3.
Minumlah obat penghilang rasa sakit,
seperti paracetamol.
4.
Kompres dingin pada gusi yang bengkak, suhu
dingin dapat mengurangi nyeri dan pembengkakan.
5.
Obat antiseptik yang
mengandung benzocaine dapat dioleskan langsung ke gusi dan gigi.
Tetapi, hindari mengoleskannya secara berlebihan.
Hindari juga memberikan obat antiseptik yang mengandung benzocaine pada
anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun. Tidak hanya itu, bila minyak cengkeh
tidak sengaja tertelan, Anda dapat mengalami efek samping berupa:
1.
Rasa perih di hidung dan tenggorokan karena
iritasi.
2.
Sakit perut.
3.
Diare.
4.
Kesulitan bernapas.
Meskipun manfaat cengkeh sudah digunakan sejak
lama, namun khasiat cengkeh dalam meredakan sakit gigi masih memerlukan
penelitian lebih lanjut.
B.
Saran
Sekalipun cengkeh bisa mengobati sakit gigi,
namun jangan sampai tidak pergi periksa ke dokter atau konsultasikan ke dokter mengenai sakit gigi yang dialami, karena cengkeh
cuman sebagai pengobatan sementara.
DAFTAR PUSTAKA
Eriska
Riyanti. Pengenalan Dan Perawatan Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini. Disajikan
pada Seminar Sehari Kesehatan-Psikologi Anak Minggu, 29 Mei 2005 di Gedung
Lab. Klinik Utama Pramita.
Sintawati
FX, Indirawati TN. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebersihan Gigi Dan mulut
Masyarakat DKI Jakarta Tahun 2007. Jurnal Ekologi Kesehatan. 2009; 8(1):
860-873.
Zatnika
I . 85% Anak Indonesia Derita Penyakit Gigi dan Mulut. Dilihat 5 Oktober
2012 , http://www.depkes.go.id
Yuyus
R, Magdarina DA, F Sintawati. Karies Gigi pada Anak Balita di 5 Wilayah DKI.
Jakarta: Cermin Dunia Kedokteran; 2002.
Badan
Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar. Departemen
Kesehatan Republik Indonesia; 2008.
Eviyati
Sariningrum dkk. Hubungan Tingkat Pendidikan, Sikap dan Pengetahuan Orang
Tua tentang Kebersihan Gigi dan Mulut pada Anak Balita 3 – 5 Tahun dengan
Tingkat Kejadian Karies di Paud Jatipurno. Berita Ilmu Keperawatan ISSN
1979-2697.2009; 2(3): 119-124.
Meinarly
G. Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu-Ibu Rumah Tangga terhadap
Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Balitanya di Kecamatan Balige,
Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara Tahun 2009 [Skripsi]. Medan:
Universitas Sumatera Utara; 2009.
Oki
N , Eram TP, Bambang W. Perbandingan Media Power Point Dengan Flip Chart
dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut. Unnes Journal of
Public Health [Internet]. 2012. Tersedia dalam http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph
Eka
C, Riyanti E, Tjahyaningrum SN. Prevalensi Nursing Mouth Caries pada Anak
Usia 15-60 Bulan Berdasarkan Frekuensi Penyikatan Gigi di Posyandu Desa
Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung; 2004.
0 comments:
Post a Comment