Friday, September 30, 2022

PENGOBATAN TRADISIONAL ALTERNATIF MEREDAKAN SAKIT GIGI MELALUI MANFAAT CENGKEH

 

TUGAS

MAKALAH TENTANG

PENGOBATAN TRADISIONAL ALTERNATIF

MEREDAKAN SAKIT GIGI MELALUI MANFAAT CENGKEH

 

 

 

 

 

 

 

DOSEN PENGAMPU

MUH. ARDIANSYAH S, S.Kep., M.MR.

 

 

 

 

 

Disusun Oleh

ISMI INDRIYANI

NIM: 712501S19017

 

 

 

 

 

 

 

                                      AKADEMI KESEHATAN GIGI                       

KARYA ADI HUSADA MATARAM

TAHUN 2020


 


KATA PENGANTAR

 

 

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang , Alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan taufiq dan innayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini yang berjudul  “Pengobatan Tradisional Alternatif Meredakan Sakit Gigi Melalui Manfaat Cengkeh”

Dalam makalah ini membahas tentang Pengobatan Tradisional Alternatif Meredakan Sakit Gigi Melalui Manfaat Cengkeh, dan makalah ini ditulis oleh penulis sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas-tugas yang diberikan oleh dosen yang bersangkutan dengan mata kuliyah agar dapat menambah nilai dalam perkuliyahan.

Dalam upaya penyelesaian makalah ini, penulis telah mengerjakannya dengan semaksimal mungkin. Oleh karena itu penulis sangat bengharap agar tugas pembuatan makalah ini dapat diterima dengan baik.

Dengan penuh kerendahan hati, penulis menyadari bahwa isi maupun penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis tidak menutup kepada pembaca untuk memberikan segala bentuk kritikan atau saran yang bersifat membangun.

Akhir kata mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

Wassalamualaikum wr.wb

 

Mataram, 23 Maret 2020

 

Penulis


 

DAFTAR ISI

 

 

 

HALAMAN JUDUL........................................................................................... i

KATA PENGANTAR......................................................................................... ii

DAFTAR ISI....................................................................................................... iii

BAB I      PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang............................................................................. 1

B.       Rumusan Masalah......................................................................... 1

C.       Tujuan........................................................................................... 1

BAB II    PATOFISIOLOGI

A.       Bagaimana Cara Cengkeh Membantu Mengatasi Sakit Gigi....... 2

B.       Cengkeh Sebagai Penanganan Sementara.................................... 2

C.       Bagaimana dengan Efek Samping Manfaat Cengkeh Untuk Gigi?                3

BAB IV   PENUTUP

A.       Kesimpulan................................................................................... 4

B.       Saran............................................................................................. 5

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 6

 


BAB I

PENDAHULUAN

 

 

A.    Latar Belakang

Sakit gigi adalah rasa nyeri yang Anda rasakan di dalam atau di sekitar gigi. Intensitas nyeri yang ditimbulkan dapat berkisar dari ringan hingga parah. Anda bisa merasakan nyeri tajam yang terjadi secara terus menerus atau hilang timbul tidak menentu. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari tumbuh gigi, gusi bengkak, gigi berlubang, abses gigi (adanya nanah di dasar gigi), gigi retak/patah, tambalan gigi lama yang rusak dan lain sebagainya.

Gejala sakit gigi tidak hanya sekedar nyeri saja. Seringnya, kondisi ini disertai dengan banyak gejala lain yang tidak kalah menyiksa. Karena daerah rahang dan gusi yang berdekatan dengan gigi yang terinfeksi mengalami pembengkakan, Anda umumnya akan kesusahan untuk membuka mulut lebar-lebar. Akibatnya, proses menggigit dan mengunyah makanan jadi dua hal yang sulit dilakukan.

Sakit gigi juga dapat membuat gigi Anda  sangat sensitif terhadap makanan manis serta suhu panas dan dingin. Jika tidak cermat dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi, gigi Anda akan terasa semakin nyut-nyutan. Bahkan gejala sakit gigi juga sering disertai dengan pusing, demam, sakit telinga, sakit leher, dan bau mulut.  Keseluruhan gejala inilah yang membuat rasa sakit semakin menyiksa hingga menghambat aktivitas Anda sehari-hari.

 

B.     Rumusan Masalah

1.           Membahas bagaimana cara cengkeh mengatasi sakit gigi?

2.           Kenapa cengkeh sebagai penanganan sementara?

3.           Bagaimana dengan Efek Samping Manfaat Cengkeh Untuk Gigi?

 

C.    Tujuan

1.      Untuk mengetahui bagaimana cara cengkeh mengatasi sakit gigi

2.      Agar kita tau bahwa sakit gigi bisa di obati dengan cengkeh

3.      Membahas efek samping dari manfaat cengkeh untuk gigi

BAB II

PEMBAHASAN

 

 

A.      Bagaimana Cara Cengkeh Membantu Mengatasi Sakit Gigi

Pada umumnya, kerusakan gigi dapat disebabkan oleh adanya sisa-sisa makanan yang menempel di sela gigi. Sisa-sisa makanan yang menempel di sela gigi tersebut lambat laun akan menumpuk dan menimbulkan plak di gigi. Akibatnya, kerusakan gigi bisa terjadi. Biasanya, gejala awal kerusakan gigi ditandai dengan rasa sakit ketika mengonsumsi makanan manis, dan minuman panas atau dingin.

Beberapa penelitian mengungkapkan, minyak cengkeh mengandung senyawa eugenol yang dapat meringankan gejala sakit gigi. Selain itu, senyawa eugenol juga bersifat antiinflamasi, sehingga mampu meredakan peradangan terjadi di gigi. Cengkeh juga mengandung sifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Karena efek inilah, salah satu manfaat cengkeh dipercaya dapat meringankan gejala sakit gigi.

Akan tetapi, hingga saat ini belum cukup bukti medis yang menunjukkan bahwa cengkeh efektif untuk mengatasi sakit gigi, sehingga masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk memastikan efektivitas manfaat cengkeh tersebut.

 

B.       Cengkeh Sebagai Penanganan Sementara

Apabila Anda mengalami sakit gigi, cobalah menggunakan minyak cengkeh sebagai penanganan sementara. Caranya dengan menuangkan minyak cengkeh ke kapas kecil atau cotton bud, lalu oleskan ke gusi dan gigi yang terasa sakit.

Selain menggunakan cengkeh, Anda juga bisa coba beberapa cara lain sebagai perawatan awal sakit gigi, di antaranya:

1.           Berkumur menggunakan air hangat yang dicampur garam.

2.           Selain sikat gigi secara teratur, Anda juga dapat membersihkan gigi menggunakan benang gigi (dental floss). Hal ini dilakukan agar sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi dapat dibersihkan secara menyeluruh.

3.           Minumlah obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol.

4.           Kompres dingin pada gusi yang bengkak, suhu dingin dapat mengurangi nyeri dan pembengkakan.

5.           Obat antiseptik yang mengandung benzocaine dapat dioleskan langsung ke gusi dan gigi. Tetapi, hindari mengoleskannya secara berlebihan. Hindari juga memberikan obat antiseptik yang mengandung benzocaine pada anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun.

Meskipun setelah menggunakan manfaat cengkeh dan melakukan perawatan di atas, gusi dan gigi tidak lagi terasa sakit, Anda tetap dianjurkan untuk memeriksakan gigi ke dokter gigi.

 

C.      Bagaimana dengan Efek Samping Manfaat Cengkeh Untuk Gigi?

Umumnya, penggunaan cengkeh dalam makanan atau minuman masih dianggap aman. Begitu pun dengan penggunaan minyak cengkeh dalam mengobati sakit gigi. Namun perlu diketahui, penggunaan minyak cengkeh yang terlalu sering pada gigi justru berisiko merusak gigi dan gusi. Tidak hanya itu, bila minyak cengkeh tidak sengaja tertelan, Anda dapat mengalami efek samping berupa:

1.         Rasa perih di hidung dan tenggorokan karena iritasi.

2.         Sakit perut.

3.         Diare.

4.         Kesulitan bernapas.

Meskipun manfaat cengkeh sudah digunakan sejak lama, namun khasiat cengkeh dalam meredakan sakit gigi masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Karena itu, disarankan untuk tetap berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi, jika Anda ingin memakai cengkeh sebagai obat sakit gigi.


 

BAB III

PENUTUP

 

 

 

A.       Kesimpulan

Beberapa penelitian mengungkapkan, minyak cengkeh mengandung senyawa eugenol yang dapat meringankan gejala sakit gigi. Selain itu, senyawa eugenol juga bersifat antiinflamasi, sehingga mampu meredakan peradangan terjadi di gigi. Cengkeh juga mengandung sifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Karena efek inilah, salah satu manfaat cengkeh dipercaya dapat meringankan gejala sakit gigi.

Selain menggunakan cengkeh, Anda juga bisa coba beberapa cara lain sebagai perawatan awal sakit gigi, di antaranya:

1.         Berkumur menggunakan air hangat yang dicampur garam.

2.         Selain sikat gigi secara teratur, Anda juga dapat membersihkan gigi menggunakan benang gigi (dental floss). Hal ini dilakukan agar sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi dapat dibersihkan secara menyeluruh.

3.         Minumlah obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol.

4.         Kompres dingin pada gusi yang bengkak, suhu dingin dapat mengurangi nyeri dan pembengkakan.

5.         Obat antiseptik yang mengandung benzocaine dapat dioleskan langsung ke gusi dan gigi. Tetapi, hindari mengoleskannya secara berlebihan.

Hindari juga memberikan obat antiseptik yang mengandung benzocaine pada anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun. Tidak hanya itu, bila minyak cengkeh tidak sengaja tertelan, Anda dapat mengalami efek samping berupa:

1.         Rasa perih di hidung dan tenggorokan karena iritasi.

2.         Sakit perut.

3.         Diare.

4.         Kesulitan bernapas.

Meskipun manfaat cengkeh sudah digunakan sejak lama, namun khasiat cengkeh dalam meredakan sakit gigi masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

B.        Saran

Sekalipun cengkeh bisa mengobati sakit gigi, namun jangan sampai tidak pergi periksa ke dokter atau konsultasikan ke dokter mengenai sakit gigi yang dialami, karena cengkeh cuman sebagai pengobatan sementara.

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Eriska Riyanti. Pengenalan Dan Perawatan Kesehatan Gigi Anak Sejak Dini. Disajikan pada Seminar Sehari Kesehatan-Psikologi Anak Minggu, 29 Mei 2005 di Gedung Lab. Klinik Utama Pramita.

 

Sintawati FX, Indirawati TN. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebersihan Gigi Dan mulut Masyarakat DKI Jakarta Tahun 2007. Jurnal Ekologi Kesehatan. 2009; 8(1): 860-873.

 

Zatnika I . 85% Anak Indonesia Derita Penyakit Gigi dan Mulut. Dilihat 5 Oktober 2012 , http://www.depkes.go.id

 

Yuyus R, Magdarina DA, F Sintawati. Karies Gigi pada Anak Balita di 5 Wilayah DKI. Jakarta: Cermin Dunia Kedokteran; 2002.

 

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar. Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 2008.

 

Eviyati Sariningrum dkk. Hubungan Tingkat Pendidikan, Sikap dan Pengetahuan Orang Tua tentang Kebersihan Gigi dan Mulut pada Anak Balita 3 – 5 Tahun dengan Tingkat Kejadian Karies di Paud Jatipurno. Berita Ilmu Keperawatan ISSN 1979-2697.2009; 2(3): 119-124.

 

Meinarly G. Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu-Ibu Rumah Tangga terhadap Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Balitanya di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara Tahun 2009 [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2009.

 

Oki N , Eram TP, Bambang W. Perbandingan Media Power Point Dengan Flip Chart dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut. Unnes Journal of Public Health [Internet]. 2012. Tersedia dalam http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph

 

Eka C, Riyanti E, Tjahyaningrum SN. Prevalensi Nursing Mouth Caries pada Anak Usia 15-60 Bulan Berdasarkan Frekuensi Penyikatan Gigi di Posyandu Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung; 2004.

 download filenya DISINI

0 comments:

Post a Comment